Ciri Hamil Anggur, ketidaknormalan ini perlu diwaspadai

Persiapan agar cepat hamil
Persiapan agar cepat hamil, 5 kebiasaan harian yang bisa dilakukan
31/10/2019
kutil kelamin
Kutil Kelamin, bahayakah benjolan di kelamin ini
30/11/2019

Ciri hamil anggur , bunda pernah mendengar istilah hamil anggur? Hal apa saja yang dapat menyebabkan seorang wanita mengalami hamil anggur? Apa sih Ciri ciri wanita yang mengalami hamil anggur?

Hamil Anggur dalam istilah medis disebut mola hidatidosa atau kehamilan molar, hamil anggur ialah kehamilan yang disebabkan oleh masalah yang terjadi saat proses fertilisasi. Kelainan ini menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal berlebih yang berasal sel-sel plasenta atau ari-ari yang berbentuk gelembung-gelembung seperti buah anggur.

Hamil anggur adalah gangguan kehamilan yang dalam dunia medis disebut mola hidatidosa. Gangguan kehamilan ini terjadi saat sel telur yang dibuahi berkembang menjadi sel abnormal, berupa gelembung putih berisi cairan yang menyerupai anggur. Data epidemiologi menyebutkan sekitar 1 dari 1200 kehamilan adalah hamil anggur, baik yang terjadi secara lengkap maupun parsial.

Memang, tidak semua hamil anggur tanpa pertumbuhan janin, dalam persentase kecil, hamil anggur bisa juga disertai pertumbuhan janin.

Keadaan ini disebut hamil anggur parsial, dimana janin yang tumbuh umumnya disertai kelainan atau cacat.

Berikut wanita yang beresiko tinggi mengalami hamil anggur

  • Wanita ras kulit putih di Amerika Serikat berisiko lebih tinggi daripada wanita ras kulit hitam.
  • Wanita yang berasal dari negara Meksiko, Negara Negara Asia Tenggara (termasuk Indonesia), dan Filipina.
  • Perempuan berusia di atas 40 tahun.
  • Perempuan dengan riwayat keguguran.
  • Perempuan yang pernah mengalami kehamilan mola sebelumnya.

Ciri dan Gejala Hamil Anggur.
Berikut ciri ciri dan gejala hamil anggur

  1. Menyebabkan mual dan muntah yang parah

Mual dan muntah adalah gangguan yang sering terjadi pada kehamilan normal, namun ciri ciri hamil anggur terlihat dari keluhan mual dan muntah yang sangat parah dengan frekuensi yang lebih sering. Dampak lanjutannya kondisi ini bisa berlanjut menjadi hiperemesis gravidarum.

  1. Kista berbentuk anggur keluar dari vagina

Ciri ciri hamil anggur berikutnya adalah munculnya kista. Tanda-tanda kista ovarium yang perlu diperhatikan adalah rasa nyeri pada tulang panggul, siklus menstruasi tidak teratur, nyeri saat berhubungan seksual, sulit buang air besar dan kecil serta sulit untuk hamil.

  1. Membesarnya ovarium

Kadar HCG yang terlalu tinggi bisa menyebabkan ovarium menjadi lebih besar dariĀ  kehamilan biasanya. Meski tak teraba karena terletak di perut bawah kanan dan kiri, namun rasa penuh atau desakan akibat membesarnya ovarium bisa terjadi.

  1. Rasa nyeri pada tulang panggul

Dibanding pria, seorang wanita lebih sering menderita nyeri pada bagian panggul. Ciri ciri hamil anggur yang pertama ini dapat terlihat dari rasa nyeri di panggul. Itulah sebabnya, rasa nyeri panggul sering kali dikaitkan dengan organ reproduksi pada wanita.

  1. Peningkatan kadar hCG

Ciri lainnya yang menandakan seseorang mengalami hamil anggur ialah kadar hCG yang meningkat lebih tinggi dibanding wanita hamil normal. Hormon hcG adalah hormon yang dibuat oleh plasenta selama kehamilan.

  1. Rahim tampak lebih besar dari usia kandungan yang seharusnya

Pertumbuhan jaringan hamil anggur lebih cepat jika dibandingkan dengan jaringan kehamilan normal. Kondisi ini membuat ukuran rahim pada hamil anggur jauh lebih besar dari usia kehamilan seharusnya. Sedangkan pada kasus hamil anggur parsial, ukuran rahim bisa lebih kecil dari biasanya.

  1. Tidak ada tanda kehidupan pada janin

Biasanya hal ini ditandai dengan tidak adanya gerakan atau detak jantung yang terdeteksi seperti pada kehamilan pada umumnya. Dalam beberapa kasus, ini bisa jadi ciri-ciri hamil anggur yang pertama kali disadari oleh calon ibu.

Bagaimana penanganan Hamil Anggur ?

Tindakan operasi pengangkatan jaringan abnormal pada mereka yang mengalami hamil anggur adalah metode penanganan utama yang umumnya disarankan. Metode ini dapat dilakukan melalui beberapa prosedur seperti:

  • Kuret, sebuah prosedur yang bertujuan untuk mengeluarkan jaringan dalam rahim.
  • Histerektomi atau pengangkatan rahim. Bagi wanita yang menderita penyakit tertentu dan sudah menjalani berbagai perawatan medis, namun kondisinya tidak kunjung membaik. Proses ini hanya dilakukan untuk penderita yang tidak ingin memiliki keturunan lagi.

Setelah menjalani prosedur pengangkatan, dokter akan mengulangi pemeriksaan kadar hormon HCG. Penderita yang masih memiliki hormon HCG tinggi biasanya membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *